TP PKK Banten Gandeng UI, Berikan Edukasi untuk Cegah Stunting di Pandeglang
Sumber Gambar :Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus berupaya mengentaskan stunting di daerahnya. Baru-baru ini, Pemprov Banten menyalurkan 13.500 pack susu UHT (Ultra High Temperature) dan 900 kilogram telur ayam ke Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, untuk keluarga yang rawan stunting.
Menurut Penjabat (Pj.) Gubernur Banten, Al Muktabar, angka stunting di Provinsi Banten terus mengalami penurunan seiring dengan gencarnya pelaksanaan program percepatan stunting di daerah ini. Belasan ribu anak yang sebelumnya mengalami stunting telah membaik kondisinya.
“Dari data timbang Februari 2023, saat ini ada 26 ribu anak stunting yang ditangani. Sebanyak 18 ribu progres perkembangannya cukup baik. Akhir tahun nanti akan ada evaluasi dari Kementerian Kesehatan dan Kemenko PMK. Kita progresnya menuju lebih baik,” katanya.
Al Muktabar menyampaikan, Pemprov Banten telah memperoleh Dana Insentif Daerah (DID) dari Pemerintah Pusat. Dana ini diserahkan Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Ma’ruf Amin, sebagai bentuk apresiasi terhadap Pemprov Banten yang konsisten menurunkan angka stunting di daerah ini.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten, Tine Al Muktabar, mengatakan pihaknya terus berupaya menciptakan program-program yang inovatif untuk mempercepat penurunan angka stunting di Provinsi Banten.
Kali ini, pihaknya berkolaborasi dengan Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Universitas Indonesia (PPM UI) untuk memberikan edukasi kepada para ibu hamil di Kecamatan Majasari agar anak-anak mereka nantinya terlahir dalam keadaan sehat dan bebas stunting.
Tine menuturkan, untuk mencegah stunting, para ibu hamil tidak hanya wajib mengonsumsi makanan bergizi seimbang, tetapi juga harus menjaga kesehatan dan kebugaran jasmaninya dengan melakukan senam ibu hamil.
“Senam ibu hamil untuk mencegah stunting baru, yang stunting kan diterapi, terus tidak ada stunting baru. Mudah-mudahan Provinsi Banten zero stunting,” tuturnya.
Tine dan tim dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) juga memberikan edukasi kepada para bidan di Kecamatan Majasari agar mereka dapat mengukur kebugaran jasmani para ibu hamil dengan baik. Pihaknya juga memperkenalkan aplikasi bernama BumilFit yang menyediakan panduan bagi ibu hamil.
“Sehingga angka kematian ibu melahirkan juga turun,” ucapnya.
Sebelumnya, Pemprov Banten secara simbolis melepas bantuan berupa susu UHT dan telur ayam untuk ribuan keluarga di wilayah Provinsi Banten yang rawan stunting. Bantuan ini selanjutnya akan diserahkan TP PKK kabupaten/kota setempat kepada para keluarga yang layak menerimanya Sumber Artikel berjudul "TP PKK Banten Gandeng UI, Berikan Edukasi untuk Cegah Stunting di Pandeglang", selengkapnya dengan link: https://zonabanten.pikiran-rakyat.com/banten/pr-237453758/tp-pkk-banten-gandeng-ui-berikan-edukasi-untuk-cegah-stunting-di-pandeglang?page=2