Tine Al Muktabar : Penanganan Stunting Tunjukkan Perbaikan
Sumber Gambar :Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Banten Tine Al Muktabar mengaku bersyukur penanganan stunting mulai tunjukkan hasil. “Hasil penimbangan dan pengukuran beberapa anak stunting menunjukkan perbaikan,” kata Tine Al Muktabar pada Festival Anak Banten Sehat Cerdas dan Ceria Bersama TP PKK Provinsi Banten dan TP PKK Kota Cilegon di Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Jumat (23/6/2023). Acara ini juga dihadiri Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar dan Wali Kota Cilegon Heldy Agustian.
Tine mengatakan, dirinya melihat langsung anak-anak yang hadir dalam Kegiatan Festival Anak Banten Sehat Cerdas dan Ceria. “Alhamdulillah setelah dilakukan penimbangan dan pengukuran terhadap anak stunting sudah ada perbaikan. Tadi saya cek, dari 23 anak, hanya ada dua anak yang stunting,” ungkapnya.
“Artinya, yang lainnya sudah ada pemulihan,” tambah Tine Al Muktabar. Sehingga, dirinya optimis, target Wali Kota Cilegon untuk mencapai angka 9 persen bakal tercapai.
Dijelaskan Tine, hasil penimbangan dan pengukuran terhadap anak-anak yang termasuk dalam data penanganan stunting TP PKK Provinsi Banten dimasukkan ke aplikasi e-dasawisma. Data-data yang telah dimasukkan ke aplikasi e-dasawisma akan memudahkan dalam memantau perkembangan percepatan penanganan stunting di Provinsi Banten. “Termasuk berapa anak yang sudah mengalami perbaikan,” ungkap Tine.
Kader-kader PKK, tambah Tine, dapat memonitor langsung secara spesifik pada anak-anak stunting di seluruh Kelurahan Kota Cilegon. TP PKK Kota Cilegon bisa memonitor langsung, Pemerintah Daerah, Bapak Walikota, Bapak Camat serta Kelurahan. “Sehingga intervensinya bisa spesifik karena data by name by addres sudah masuk ke dalam aplikasi e-dasawisma. Mudah-mudahan ini bisa mempercepat penurunan stunting di Kota Cilegon,” ungkapnya.
Dikatakan, untuk meningkatkan partisipasi dan semangat para kader PKK akan mendapatkan apresiasi berdasarkan data yang terukur dalam penanganan stunting di daerahnya.
“Kita berikan apresiasi bagi kader yang tertib input data e-dasawisma, kader yang aktif menginput data e -dasawisma untuk kader inspiratif stunting, bagi TP PKK yang bisa berinovasi menghasilkan program-program dalam proses penanganan stunting juga akan mendapatkan apresiasi. Tidak cuma sekali, tapi berkali-kali,” ungkap Tine.
“Apresiasi itu basisnya penurunan stunting. Kita bisa melihat, lokasi mana yang persentase penurunan stuntingnya baik,” tambahnya. Tine berharap, apresiasi yang diberikan mampu memacu semangat dan partisipasi para kader PKK dalam percepatan penanganan stunting di Provinsi Banten.
Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kota Cilegon Heny Seviarti mengaku sangat bersyukur dengan adanya aplikasi e-dasawisma. Melalui aplikasi ini pihaknya bisa memonitor secara langsung penanganan stunting di Kota Cilegon. Sebelumnya, lanjut Heny, dirinya agak sulit memantau penanganan stunting karena harus melihat banyak berkas data.
Sebagai informasi, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten bersama TP PKK Kota Cilegon dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) menggelar Festival Anak Banten Sehat, Cerdas, Ceria di Kecamatan Citangkil Kota Cilegon, Jumat (23/6/2023). Kegiatan tersebut merupakan rangkaian roadshow TP PKK Provinsi Banten ke Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten untuk launching Festival Anak Banten di Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten dalam rangka penanganan stunting. Rangkaian kegiatan tersebut adalah pemeriksaan ibu hamil, pemeriksaan anak baduta, edukasi latihan fisik ibu hamil, edukasi makanan sehat dan bergizi untuk anak kepada ibu-ibu atau pengasuh baduta, serta pemberian makanan sehat dan bergizi untuk anak baduta, penyerahan bantuan bibit lele dan bibit tanaman kelor.
Sumber : Press Release Biro Administrasi Pimpinan Dan Protokol Setda Provinsi Banten
No. 480/522-RLS.ADPIMPRO/VI/2023