TP-PKK Banten Dorong Koperasi di Pedesaan Profesional
Sumber Gambar :Kota Serang - Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Banten terus mendorong agar keberadaan perkoperasian di Provinsi Banten khususnya untuk daerah pedesaan terus tumbuh menjadi badan usaha yang akuntabel, tangguh, kuat dan profesional di berbagai sektor.
Kegiatan Sosialisasi Perkoperasian dalam rangka Mendukung Pembangunan Pedesaan Terpadu, di Kecamatan Cikande - Kabupaten Serang, Rabu (06/04/2016) dibuka oleh Ketua TP-PKK Provinsi Banten Hj. Dewi Indriati Rano. Dalam sambutannya Ketua TP-PKK Provinsi Banten menyampaikan harapannya agar semua elemen masyarakat terutama kaum perempuan memahami pentingnya berkoperasi, karena selain menjadi wadah yang baik dalam melatih mewujudkan prinsip kehidupan demokratis dan kerjasama, koperasi juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Ketua TP-PKK Provinsi Banten mengatakan saat ini koperasi memiliki tantangan besar dalam dunia usaha yaitu memperbaiki citra koperasi sebagai kumpulan golongan ekonomi bagi usaha mikro, serta kontribusinya meskipun secara sosial cukup tinggi namun secara nominal masih sangat rendah dalam perekonomian daerah dibandingkan dengan badan usaha swasta. Adapun jumlah koperasi di Provinsi Banten hingga saat ini telah mencapai 6.142 unit dari jumlah tersebut koperasi yang aktif yaitu 80 persen.
“Ayo kita tekadkan bersama untuk bersikap positif dan optimis menatap masa depan, karena dengan sikap itu kita berharap tumbuhnya kreatifitas untuk melakukan kerjasama dari semua komponen masyarakat untuk menjawab tantangan perubahan dunia usaha yang semakin kompetitif,” ajak Ketua TP-PKK.
Sementara itu, Kepala Seksi Kelembagaan Koperasi pada Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten Bara Hudaya mengatakan sosialisasi tersebut dilakukan untuk menciptakan jiwa – jiwa perkoperasian di lingkungan pedesaan yang kondusif, sejahtera dan mandiri berbasis ekonomi pedesaan. Selain itu masyarakat bisa semakin sadar terhadap manfaat koperasi yaitu untukmenggerakan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi masyarakat di pedesaan yang masih kesulitan mendapatkan pembiayaan.