Ketua TP-PKK : "Kembangkan Potensi Anak Sesuai Minat dan Bakat"
Sumber Gambar :Kota Serang – Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Banten, Dra. Hj. Dewi Indriati Rano mengahadiri acara penutupan Rangkaian Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Provinsi Banten Tahun 2016, yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten di Le Dian Hotel - Kota Serang, Rabu (31/ 08/2016).
Dalam sambutannya, ketua TP-PKK Provinsi Banten mengatakan Hari Anak Nasional merupakan hari yang sepenuhnya menjadi milik anak-anak Indonesia. Sehingga setiap anak memiliki kesempatan seluas-luasnya untuk mengembangkan dan mengekspersikan diri dalam berbagai kegiatan yang positif.
“Hari Anak Nasional harus jadi momentum penting untuk menggugah keramahan dan kepedulian kepada anak melalui pengasuhan keluarga untuk menjadikan anak sebagai pewaris bangsa yang berkualitas,” ujar Ketua TP-PKK.
Pada kesempatan tersebut, Ketua TP-PKK mengajak kepada seluruh elemen masyarakat mulai dari Pemerintah Daerah, tenaga pendidik, dan orang tua untuk mengubah pola pikir dan menghentikan perilaku tindak kekerasan terhadap anak dan mampu menciptakan masa depan tanpa kekerasan terhadap anak.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Kesehatan Masyarakat (Binkesmas) Dinkes Provinsi Banten yang juga Ketua Pelaksana peringatan HAN Tingkat Provinsi Banten Ririn Laila Zamzama menyebutkan, bahwa peringatan hari anak harus dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak agar tumbuh dan berkembang secara optimal.
Ketua TP-PKK juga menyampaikan harapannya, agar seluruh orang tua dapat menumbuh kembangkan potensi anak sesuai dengan minat dan bakatnya, serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Menurutnya menghargai pendapat anak dan mencegah kekerasan terhadap anak serta menambahkan nilai-nilai akhlak yang mulia.
Terkait dengan peringatan HAN Tahun 2016, Ketua TP-PKK menambahkan, dikarenakan banyaknya kasus kejahatan seksual yang menimpa anak Indonesia yang tentu membawa keprihatinan dan kesedihan bukan hanya bagi pemerintah namun juga seluruh rakyat Indonesia.
“Ini hal yang sangat serius dan harus segera dituntaskan, agar kedepan tidak ada seorang anak pun mengalami kekerasan, terutama kejahatan seksual. Yang perlu dilakukan adalah dengan mendorong keluarga Indonesia menjadi lembaga pertama dan utama dalam pengasuhan yang berkualitas, sehingga menghasilkan generasi penerus yang sehat, kuat, cerdas dan ceria,” ungkap Ketua TP-PKK.
Ketua Pelaksana Peringatan HAN Provinsi Banten menyebutkan, pihaknya telah menggelar berbagai kagiatan seperti lomba cerdas cermat, dokter kecil tingkat SD se-Banten, lomba kader kesehatan remaja se-Banten, lomba membuat poster kesehatan se-Banten dan berbagai kegiatan lainnya. Adapun tujuang dari kegiatan ini yaitu ingin memberikan informasi yang seluas-luasnya kepada seluruh anak Indonesia dan masyarakat tentang penyelenggaraan Hari Anak di Provinsi.